Tanggulangi Kemiskinan, Genjot Industrialisasi dan Pertanian

| |

Investasi di Tuban memang bakal dibuka selebar-lebarnya. Namun, pengusaha yang berinvestasi di Tuban juga harus menyesuaikan dengan aturan main. “Dalam waktu dekat, Bosowa juga bakal membangun pabriknya di Tuban,” terang Huda.  Sayang orang nomor satu di Tuban ini belum menjelaskan secara detail rencana investasi Aksa Mahmud pendiri pabrik semen dari Sulawesi itu. “Nantilah, pasti akan kami sampaikan secara detail rencana itu,” papar Huda.Pasangan Bupati dan Wakil Bupati Tuban Fathul Huda dan Noor Nahar Hussein selama kepemimpinannya bakal menarik investor sebanyak-banyaknya. Upaya itu sebagai bagian dari program penanggulangan kemiskinan di Tuban. selain itu, pihaknya juga bakal memaksimalkan pertanian. “Dua program itu yang riil berdampak kepada masyarakat,” tegas Bupati Fathul Huda.

Yang pasti, lanjut Huda, dalam mendirikan pabriknya di Tuban, Bosowa harus menggandeng pengusaha lokal. Dengan begitu, pengusaha lokal bisa memanfaatkan adanya investasi itu. “Mana yang mampu dikerjakan pengusaha lokal harus diberikan. Jadi tidak perlu mendatangkan pengusaha dari luar daerah. Keculai memang pengusaha lokal sudah tidak ada yang mampu mengerjakannya,”imbuh mantan Ketua Cabang NU Tuban itu.
Masalah pertanian, lanjutnya, juga bakal digarap secara maksimal. Utamanya masalah air yang selama ini menjadi keluhan para petani. Peningkatan produk pertanian padi juga akan digenjot dengan berbagai program. Selain itu komoditas pertanian lainnya juga bakal dicoba untuk dikembangkan di Tuban. Sehingga, Tuban tidak hanya pertanian padi atau tanaman pangan saja yang dihasilkannya, tapi, tanaman buah juga bakal diujicobakan diberbagai tempat.
Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan, Kusno Adiwiyata, pihaknya sudah melakukan pemetaan pengembangan pertanian. “Ada empat produk pertanian yang kami kembangkan,” terang Kusno.  Ditambahkan, di Kecamatan Soko tengah dikembangkan padi Pondoh, di Singgahan dikembangkan tanaman Jeruk dan Duku, serta di Desa Panyuran Kecamatan Palang sebagai basis pengembangan buah Blimbing. “Dan di wilayah lain juga akan diujicobakan berbagai komuditas pertanian lainnya,” tandas Kusno.
Sementara itu, Wabup Noor Nahar Hussein telah ditunjuk Bupati Fathul Huda untuk menjadi ‘komandan’ masalah pertanian ini. Sebab, masalah pertanian tidak bisa diselesaikan oleh Dinas Pertanian saja. Sebab, yang menangani pertanian selain Dinas Pertanian juga ada dinas lain, seperti PU. “Saya sudah diminta Pak Huda untuk menangani masalah pertanian ini,” terang Wabup Noor Nahar. (ros)
sumber:kotatuban.com

Posted by HudaNoor on 09.41. Filed under , . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. Feel free to leave a response

0 komentar for "Tanggulangi Kemiskinan, Genjot Industrialisasi dan Pertanian"

Leave a reply